Senin, 31 Januari 2011

TUGAS REMEDIAL KELAS SOPPENG

Nilai T: Bikin materi presentasi 4 penyakit Neurologi
Nilai C: Bikin materi presentasi 1 penyakit Tropis dan 1 penyakit kulkel

Ketentuan:
  1. Diketik dalam format Power Point (ppt)
  2. Dilengkapi dengan gambar kasus
  3. Untuk tiap file minimal 30 slide
  4. Dikirim dalam Attachment e-mail (Lampiran)
  5. Kirim dengan menggunakan e-mail sendiri
  6. Batas akhir pengiriman tgl 5 Feb 2011 jam 24.00 wita

Kamis, 27 Januari 2011

NILAI FINAL SEMESTER GANJIL STIKES BARAMULI


Pemberitahuan:
  • Nilai T harus mengulang
  • Nilai C boleh melakukan perbaikan nilai
  • Perbaikan nilai maksimal sampai nilai B
  • Batas waktu perbaikan nilai tanggal 5 Februari 2011
  • Apabila tidak melakukan perbaikan nilai sampai batas waktu yang ditentukan maka nilai akhir adalah nilai C dan nilai E

Kamis, 06 Januari 2011

Ikan Goreng dan Resiko Stroke

Para ahli nutrisi selalu menyarankan tiga jenis makanan sehat yang wajib dikonsumsi yakni buah, sayur, dan ikan. Tapi, apakah ikan yang diolah dengan cara digoreng termasuk dalam makanan sehat?

Ternyata tidak. Paling tidak menurut sebuah penelitian yang melihat kaitan antara konsumsi ikan dan penyakit stroke. Survei yang dilakukan di wilayah yang disebut "sabuk stroke" di Amerika, yakni Carolina, Arkansas dan Lousiana, karena tingginya penderita stroke di daerah ini, menemukan mayoritas penduduk rutin makan ikan, tapi diolah dengan cara digoreng.

Stroke terjadi akibat pembuluh darah yang memasok nutrisi ke otak terhambat akibat sumbatan di pembuluh darah. Akibatnya sel-sel saraf yang butuh oksigen menjadi mati. Semua faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung, misalnya hipertensi dan kolesterol tinggi, juga bisa menyebabkan stroke.

Menurut penelitian, 32 persen penduduk di wilayah "sabuk stroke" mengonsumsi ikan goreng dua kali seminggu, bahkan lebih, dibanding penduduk di wilayah lainnya.

Dr.Fadi Nahab, direktur program stroke dari Emory University Hospital, menyebutkan menggoreng akan menyebabkan manfaat pencegahan stroke dari ikan ikut hilang.

Sebuah studi yang dilakukan di Spanyol menemukan, ketika digoreng kandungan asam lemak tidak jenuh omega-3 yang terdapat dalam ikan akan menghilang dan digantikan oleh lemak yang tidak sehat. Hal ini terutama pada ikan laut dalam, seperti ikan salmon. Pada ikan jenis lain, penurunan omega-3 yang terjadi memang tidak sebanyak ikan laut dalam.

"Mengonsumsi ikan saja tidak cukup. Yang perlu diperhatikan adalah cara pengolahan," kata Nahab. Alih-alih digoreng, ia menyarankan agar ikan dikukus, dibakar, atau dibuat sup.

Sumber : KompasHealth

Jumlah Pengunjung :