google-site-verification: google8563cbe34eb03fea.html

Senin, 20 September 2010

Beras Hitam, Makanan Pencegah Kanker

Beras hitam memiliki pamor tersendiri dalam budaya makan masyarakat Cina, tetapi diabaikan di Barat. Sebuah temuan ilmuwan terbaru mengungkap, beras berwarna pekat ini bisa menjadi makanan super untuk kesehatan.

Beras hitam memiliki kandungan gula rendah serta serat sehat dan kandungan senyawa yang memerangi penyakit jantung dan kanker. Setelah para ilmuwan Universitas Louisiana menganalisa sampel dari dedak beras hitam yang ditanam di Amerika Selatan, mereka menemukan adanya kadar antioksidan antosianin yang larut dalam air ditemukan dalam beras hitam. Antosianin adalah senyawa pemberi warna gelap yang banyak terdapat dalam buah-buahan dan sayuran, seperti blueberry dan paprika merah.

Antosianin berfungsi menghentikan molekul berbahaya, yang dapat membantu melindungi arteri dan mencegah kerusakan DNA yang mengarah pada penyakit kanker.

Salah seorang ilmuwan Dr Zhimin Xu menyatakan, "Sesendok beras hitam mengandung lebih banyak antioksidan antosianin yang baik bagi kesehatan daripada dalam sesendok penuh blueberry dengan sedikit gula, serta lebih banyak serat dan antioksidan vitamin E."

Menurutnya, sereal beras hitam bisa menjadi alternatif yang lebih ekonomis untuk meningkatkan konsumsi antioksidan harian. Di Cina, beras hitam dikenal sebagai 'Forbidden Rice' selama berabad-abad, karena hanya kaum bangsawan yang diperbolehkan untuk mengonsumsinya. Saat ini, beras hitam dipakai sebagai hiasan makanan, mie, sushi dan makanan penutup.

"Setelah mengetahui khasiat luar biasa yang terkandung pada beras hitam, tepung beras hitam pun dapat digunakan sebagai sereal sarapan, minuman, kue, biskuit dan makanan lainnya yang sehat," kata Dr Xu menjelaskan. Perbedaan warna beras hitam dibanding beras merah dan putih menurut Dr XU diakibatkan pengelupasan kulit luar beras saat penggilingan.

Konsumsi beras hitam atau merah yang mengandung banyak vitamin E dan antioksidan juga disebutkan mampu menurunkan risiko kanker dan masalah perilaku pada anak. Hasil temuan ini dipresentasikan pada Konferensi Nasional Masyarakat Kimia di Boston, seperti dikutip dari Daily Mail.

• VIVAnews

Jumat, 27 Agustus 2010

Tahukah Anda? Kecerdasan Ditentukan Saat Tidur


Udah pada tidur belum? Manusia normal yang berada di atas bumi pasti melakukan aktifitas ini, meskipun cuma 1 jam tiap hari. Jaman dahulu kala orang tidur memakai bantal kayu atau batu atau bahkan tidak memakai bantal. Sekarang aja enak, orang tidur pakai yang ‘empuk-empuk.

Kebiasaan tidur dengan bantal kayu atau batu, menyebabkan orang-orang dahulu bisa bangun dengan segar bugar, karena tubuh mereka bisa beristirahat total saat tidur. berbeda dengan mereka yang tidur di atas kasur empuk, tubuh mereka tidak bisa istirahat dengan total, kenapa ya? karena saling menekan dengan alas tidurnya.

Posisi tidur yang benar adalah tubuh miring ke kanan dengan kaki bagian atas di tekuk, dan tangan kiri sebagai bantal. Tidur dengan posisi ini bermanfaat agar mengalirkan darah ke otak dengan sempurna, karena posisi kepala lebih rendah dari jantung. Posisi tidur yang membuat bodoh adalah : terlentang, tengkurap, dan kaki mengangkang. Posisi ini diibaratkan sebagai cara tidurnya binatang, karena aliran darah tidak lancar, perut dan dada tertekan, juga aliran darah ke otak juga terhambat.

Saat tidur yang baik adalah jam 20.00 WIB – 01.00 Pagi. Selanjutnya 01.00-04.00 digunakan untuk belajar, pukul 04.00 – 06.00 untuk olahraga, dan seterusnya…
Saat tidur yang tidak baik adalah pukul 06.30 WIB setelah matahari terbit, pada tengah hari pukul 11.30 – 12.00 WIB dan pukul 17.30 WIB saat matahari tenggelam. Tidur pada saat tersebut akan mengakibatkan seseorang linglung dan separuh kesadarannya hilang, diakibatkan oleh keseimbangan alam yang pada waktu-waktu tersebut harus berada pada kondisi sadar.

Tidur yang baik berada dalam keadaan atau ruang yang gelap, terhindar dari cahaya yang menyengat dan silau. Rangsang cahaya yang terlalu banyak, menyebabkan otak tidak optimal dalam melakukan defragmentasi data-data yang terekam sebelum tidur, hal ini akan berdampak kepada daya ingat pada jangka waktu yang lama.

Kamis, 26 Agustus 2010

Alat Mendeteksi Autisme dari Suara

Autisme pada anak dapat dideteksi dengan cara menganalisa suara mereka. Anak-anak penyandang autisme mengucapkan kata-kata dengan cara yang berbeda dibandingkan anak-anak normal. Hal inilah yang kemudian dijadikan modal bagi para ahli untuk menciptakan suatu alat khusus untuk mendiagnosa autisme lewat analisa suara.

Alat ini berupa perekam kecil yang muat pada saku baju anak. Pada alat ini tertanam sejenis piranti lunak guna menganalisa dan mengevaluasi suara-suara tertentu yang diucapkan anak-anak sepanjang hari.

Perangkat ini adalah hasil kreasi para ahli yang dipimpin Kimbrough Oller dari Universitas Memphis, Amerika Serikat. Untuk membuat alat ini, Oller dan timnya menganalisa lebih dari tiga juta pelafalan suku kata, yang dikumpulkan dari 1.500 rekaman 232 anak berusia 10 bulan hingga empat tahun.

Seperti dilaporkan jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences, program yang ditanam pada alat ini mampu secara tepat mengidentifikasi 86 persen diagnosa autisme yang ada.

"Walau para ahli menyatakan selama bertahun-tahun bahwa anak autis bersuara lain saat berbicara, belum ada cara praktis menggunakan vokalisasi sebagai bagian dari diagnosa atau proses pemeriksaan yang sejalan dengan autisme," kata Oller, yang juga profesor audiologi dan patologi cara bicara bahasa.

Alat ini untuk sementara dapat berfungsi menganalisa suara dalam bahasa Inggris, tetapi Oller yakin piranti lunaknya dapat diaplikasikan pada bahasa lain. "Teknik ini belum pernah dicoba, tetapi saya pikir bisa bekerja," katanya.

Saat ini, para dokter menegakkan diagnosa autisme dengan cara menguji anak-anak dengan sejumlah tes perilaku dan pola bicara, termasuk bagaimana mereka berbicara pada usia tertentu, dan apakah mereka melakukan kontak mata dengan orang lain.

"Autisme adalah kerusakan multi faktor dan banyak dimensi perilaku yang harus dipertimbangkan. Vokalisasi jelas merupakan faktor penting, tetapi saya tidak berpikir ini harus digunakan secara ekslusif," kata Oller.

Oller, yang meneliti pembelajaran dan evolusi bahasa, telah mengidenfikasi bagaimana pembentukan silabel yang berbeda berubah pada empat tahun pertama usia anak.

Menurut hasil analisa, pembentukan pola bicara anak autis tidak mengikuti pola yang umum. Program komputer mampu membedakan antar pembicara dan memproses suara yang diucapkan anak yang sedang diteliti. Rekaman sehari penuh memungkinkan peneliti untuk memeriksa pola bicara anak secara alami.

Para orang tua dapat mengirim hasil rekaman setelah anaknya menggunakan alat ini selama seharian. Hasil rekaman dikirim ke suatu perusahaan untuk dianalisa. Adalah Infoture Inc. yang mengembangkan alat dan piranti lunak tersebut. Perusahaan ini bubar pada Februari 2009 dan didirikan kembali dengan berbentuk yayasan bernama LENA Foundation. Yayasan inilah yang menjual alat dan mendanai riset.

Sabtu, 03 Juli 2010

NILAI FINAL KEPERAWATAN STIKES BARAMULI

Kepada mahasiswa dengan nilai T segera menghubungi dosen mata kuliah untuk perbaikan nilai





Sabtu, 26 Juni 2010

Scan Otak yang Bisa Baca Pikiran 'Tersembunyi'

Los Angeles, Seseorang yang memiliki kemampuan untuk membaca pikiran orang lain biasanya dianggap sebagai paranormal. Kini kemampuan tersebut tak hanya dimiliki paranormal, ilmuwan pun punya alat scan otak yang bisa baca pikiran bahkan pikiran yang 'tersembunyi'.

Alat pemindai (scan) otak yang diciptakan oleh Emily Falk dan rekan-rekannya di Universitas California, Los Angeles, ini telah diuji secara akurat pada beberapa partisipan dan telah dilaporkan dalam Journal of Neuroscience.

Falk mengungkapkan bahwa penelitian ini awalnya untuk menyelidiki apakah ada pikiran 'tersembunyi' di dalam otak, karena terkadang ada beberapa orang yang berniat untuk melakukan sesuatu dan ternyata tidak jadi melakukannya.

"Banyak orang 'memutuskan' untuk melakukan sesuatu, tapi tidak melakukannya," tambah Matthew Lieberman, seorang profesor psikologi dari Universitas California yang memimpin penelitian, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (23/6/2010).

Dengan functional magnetic resonance imaging (fMRI), Falk dan rekannya mampu membaca pikiran seseorang melampaui apa yang diketahui orang tersebut atau disebut dengan pikiran 'tersembunyi', sehingga dapat memprediksi perilaku aktual yang akan dilakukan seseorang.

FMRI menggunakan medan magnet untuk mengukur aliran darah di otak. Hal itu dapat mengindikasikan daerah otak yang lebih aktif dibandingkan daerah lainnya, tetapi membutuhkan interpretasi yang cermat.

Daerah otak yang aktif biasanya terjadi dalam satu bidang otak, yaitu bagian tertentu dari korteks prefrontal medial, yang dapat memberikan informasi terbaik.

"Ini adalah satu daerah dari korteks prefrontal, yang kita tahu bahwa ukurannya tidak proporsional antara manusia dan primata lainnya. Daerah ini terkait dengan kesadaran diri," jelas Lieberman.(mer/ir)

Rabu, 23 Juni 2010

Kentut dan Kesehatan

Oleh: dr. Dissy Pramudita, Klikdokter.com
Kentut (flatus) merupakan proses keluarnya gas yang telah dihasilkan di saluran pencernaan melalui anus. Kentut seringkali dianggap sebagai suatu tindakan yang tidak sopan jika dilakukan di depan publik oleh kebanyakan kalangan budaya, termasuk oleh kebudayaan di Indonesia.
Bahkan untuk sekedar menghormati norma tata krama atau bagian dari aktualisasi diri, tidak jarang membuat seseorang cenderung berusaha untuk menahan kentutnya saat berada di tempat umum. Namun, tahukah Anda betapa pentingnya proses pengeluaran gas dari anus ini?
Pernahkah Anda berpikir apa yang akan terjadi jika gas tersebut terus tertahan di dalam tubuh Anda? Berikut Kami akan menguraikan makna-makna dibalik proses pengeluaran gas tersebut dari saluran pencernaan.Mengapa Bisa Terjadi Kentut?Kentut berasal dari gas-gas yang terdapat di dalam usus. Gas-gas ini berasal dari udara yang tertelan saat seseorang makan/minum dan dari hasil pencernaan makanan yang tidak sempurna di dalam usus. Produksi gas dalam usus biasanya akan meningkat setelah makan.
Gas yang terbentuk akan dibawa menuju ke rektum (bagian akhir dari usus) melalui gerakan peristaltik usus yang juga akan membawa sisa pencernaan (feses). Gas atapun feses yang telah mencapai rektum akan menimbulkan keluhan yang serupa, yaitu rasa tidak nyaman di sekitar perut dan mulas.
Selanjutnya kentut akan dikeluarkan melalui anus secara tidak sengaja ketika tekanan di dalam rektum lebih besar daripada kekuatan sphincter anus, misal saat batuk, bersin atau orgasme ataupun dikeluarkan secara sengaja (sadar) dengan meningkatkan tekanan rektum dan mengurangi tekanan spincter anus sehingga gas tersebut mudah keluar.
Mengapa Kentut Berbunyi?
Pengeluaran gas melalui sphincter anus biasanya akan menghasilkan suara yang khas akibat adanya vibrasi dari sphincter anus atau akibat gerakan menutup pantat. Suara yang dihasilkan dapat bervariasi (bisa keras, bisa juga tidak terdengar), tergantung dari kekuatan sphincter anus, kecepatan dari pelepasan gas dan faktor-faktor lain seperi air dan lemak tubuh.
Mengapa Kentut Berbau?
Gas yang dikeluarkan saat kentut terdiri atas campuran beberapa macam gas. Nitrogen dan karbondioksida merupakan gas paling utama yang terdapat pada kentut. Komposisi gas lain yang terdapat dalam kentut, antara lain hidrogen, methana, oksigen, dll.
Gas yang dihasilkan saat kentut seringkali menimbulkan bau yang tidak sedap. Selama bertahun-tahun diduga bahwa bau tersebut berasal dari skatole dan indole, yang merupakan hasil proses pencernaan dari daging. Namun, dengan pemeriksaan lebih lanjut ditemukan bahwa bau tak sedap tersebut berasal dari gas yang mengandung sulfur, seperti methanethiol, hidrogen sulfida, dan dimethyl sulfida. Disamping itu, bau-bau tak sedap tersebut juga berasal dari sejumlah besar bakteri mikroflora di dalam usus dan adanya feses yang tertahan di dalam rektum.Makanan Apa Yang Dapat Memicu Kentut?Terdapat beberapa makanan yang dapat meningkatkan produksi gas dalam usus, diantaranya adalah makanan yang kaya akan akan polisakarida (terutama oligosakarida), seperti kacang-kacangan, produk susu, bawang, bawang putih, daun bawang, lobak, ubi jalar, kacang mete, gandum, ragi dalam roti, dan sayuran lainnya.
Apa Akibatnya Jika Kentut Tidak Dilepaskan?Kentut bukanlah sebuah racun, namun merupakan gas alami yang dihasilkan dari tubuh seseorang dan harus dikeluarkan. Seseorang yang menahan kentutnya akan merasakan beberapa keluhan yang tidak nyaman akibat pengingkatan tekanan oleh gas tersebut dan pelebaran usus yang abnormal. Kentut yang ditahan dapat menyebabkan seseorang sulit untuk buang air besar.
Tertahannya gas di dalam usus akan menyebabkan tekanan parsial di rongga usus lebih tinggi daripada tekanan parsial di dalam darah. Akibatnya, gas tersebut akan berdifusi masuk ke dalam pembuluh darah di dinding usus, dan beredar ke seluruh tubuh. Darah yang sudah mencapai paru-paru akan melepaskan gas ini bersama-sama dengan udara pernapasan.
Seseorang yang menahan kentutnya sepanjang hari, maka kentut tersebut akan dilepaskan saat dirinya tidur, yaitu ketika tubuh berada dalam kondisi relaksasi
Apa Manfaat Kentut Bagi Kesehatan?Dari sisi kesehatan, kentut menunjukkan adanya aktivitas usus yang baik. Seseorang yang baru menjalani operasi dengan bius total perlu menunggu hingga tiba saatnya kentut sebelum dirinya diizinkan dokter untuk makan dan minum. Kentut sering dijadikan petunjuk oleh dokter dan petugas kesehatan lainnya bahwa fungsi usus telah kembali normal.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh sub-departement of Human Gastrointestinal Physiology and Nutrition dari Royal Hallamshire Hospital, volume gas yang dikeluarkan saat kentut dalam keadaan normal dapat mencapai kira-kira 476-1490 ml (rat-rata 705 ml) dalam 24 jam. Seseorang yang terlalu sering kentut atau bahkan tidak bisa kentut sama sekali menunjukkan adanya kelainan tertentu pada saluran pencernaannya. Terjadinya gangguan dalam pelepasan gas pencernaan yang diikuti dengan timbulnya gejala lain merupakan salah satu alasan untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.[](DP)

Jumlah Pengunjung :